Standar Penilaian Kontes Ayam Serama

16 April 2012



Di tempat kontes, secara umum para juri menilai penampilan ayam serama dari aspek sosok dan gaya. Kedua aspek itu dinilai dengan prosentase yang berbeda, yakni gaya 25% dan sosok 75%.

Sosok

  • Kepala dan jengger (10%)
  • Tubuh (15 %)
  • Serama Kelas A (bobot ≤ 360 gram), Serama Kelas B (bobot 361-500 gram)
  • Warna bulu (8%)
  • Kondisi bulu (5%)
  • Sayap (7%)
  • Ekor (15%)
  • Sepasang bulu pedang (Lawi) (10%)
  • Kaki (5%)

Gaya

  • Atraktif (10 %)
  • Angkat dada (15 %)


 photo standar_penilaian_serama-1.jpg

Uraiannya secara lengkap adalah sebagai berikut :

Jenis dan Sifat

Jenis – Ciri utama adalah kepala tertarik ke belakang, bagian belakang pendek, sayap vertikal dan ekor panjang, penuh, dan apabila berkembang tidak menyentuh balung. Posisi tengah mata sama dengan posisi tengah kaki ketika berdiri.

Sifat – Terlihat gagah, tegap, berani dan yakin. Lagak suka menonjol seperti berkokok dan suka berdiri.

Kontes Serama di Malaysia

Perbedaan Grade Dengan Size

15 April 2012

Para pecinta serama perlu mengetahui perbedaan antara grade dengan size. Istilah Grade dipergunakan dalam pertandingan serama, dan digunakan untuk menentukan klas pertandingan. Grade diperuntukan bagi ayam-ayam dewasa atau diatas umur 7 bulan. Dalam pertandingan biasanya digunakan 2 (dua) klas masing-masing: Klas A Atau Grade A dengan bobot dibawah 360 Gram, sedangkan Klas B atau Grade B dengan bobot 360 gram sampai 500 gram, dan Klas C atau Grade C dengan bobot diatas 500 gram.

Sedangkan istilah Size adalah tentang tinggi dan besarnya body, dan biasa digunakan dalam istilah breeding.Size terbagi dalam 3 (tiga) kategori: size Kecil (Small), size Sedang (Medium), dan size Besar (Large). Bagi pemula saya tidak menyarankan untuk mencoba ternak dengan menggunakan indukan atau pejantan size kecil apalagi dengan postur tubuh yg extrem, karena mempunyai tingkat kesulitan yang sangat tinggi ketika diternak.

Selamat mencoba dan jangan pernah putus asa kuncinya adalah: Teliti, Telaten, dan Sabar.

Merawat Jengger Ayam Serama

18 January 2012


Jengger ibarat mahkota bagi ayam serama. Karena itu keindahanya menjadi salah satu kriteria yang dinilai pada saat kontes. Selain bentuknya yang indah dan proporsional, warna jengger harus terlihat cerah dan mengkilap. Itulah sebabnya perawatan jengger juga tak kalah penting.

Banyak cara dilakukan hobiis untuk merawat jengger. Para peternak di Malaysia biasanya mengolesi jengger dengan minyak jelantah bekas menggoreng ikan. Minyak bekas itu biasanya mengandung kunyit dari bumbu yang mengandung antibiotik. Karena itu mereka biasa menggunakan minyak goreng bekas itu untuk pengkilap dan pengobat luka pada ayam serama.

Beberapa hobiis ditanah air merawat kesehatan jengger dengan mengoleskan virgin coconut oil (VCO). Minyak kelapa murni itu bersifat antibakteri sehingga bisa digunakan untuk mengobati luka dan mencegah infeksi.

Perkebangan Embrio Ayam

17 January 2012

embrio ayam pict
Anda dapat melihat perkembangan embrio ayam pada saat telur ayam berada dalam masa inkubasi atau dalam masa pengeraman oleh induknya. Dari hari ke-1 sampai dengan hari ke-21

Mengembangkan Ayam Serama Dua Kali Lebih Cepat

22 December 2011



Dalam eksperimen ini saya menggunakan 1 pejantan dan 3 induk betina. Jika kita perhatikan, ayam serama meskipun kecil cukup besar produktivitasnya dalam bertelur. 1 ekor induk betina bisa bertelur 12 sampai 15 butir baru mulai mengeram. Namun sayangnya dalam bertelur, ayam serama ini tidak tiap hari bertelur, kadang selang 1 hari atau 2 hari baru nelur lagi.

Inilah salah satu sebab mengapa telur ayam serama sangat rendah daya tetasnya jika ditetaskan secara alami. Selain itu, karena badan induknya terlalu kecil maka dalam mengerami pun kurang merata pada telur-telurnya.

Dengan menggunakan mesin penetas ini, pengembangan populasi ayam serama menjadi 2 kali lebih cepat dari pada pengembangan dengan menggunakan cara alami. Dalam percobaan ini saya menggunakan mesin tetas secara terus menerus. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut:

Indukan ayam serama kita berikan pakan dengan kandungan nutrisi yang bagus, seperti pakan yang digunakan untuk ayam petelur atau juga bisa anda berikan 511 yang dicampur dengan beras jagung. Dengan pemberian pakan yang bagus maka daya tetas telur pun akan menjadi maksimal.

Cara mengumpulkan telur. Kumpulkan telur ayam serama sampai jumlah minimal 10 butir atau sampai 10 hari dan dimasukan ke dalam mesin tetas secra bersama-sama. Jangan memasukan telur setiap hari, karena telur tidak menetas secra bersamaan sehingga akan merepotkan kita dalam perawatan anak ayamnya nanti.

Selanjutnya jika induk masih bertelur, kumpulkan lagi dan masukan lagi ke mesin penetas secara bersamaan.

Karena mesin tetas digunakan untuk penetasan secara terus menerus, maka posisi rak telur tetap di biarkan datar, pemutaran telur dengan cara dibalik manual, telur diberi tanda A dan B misal pagi A diatas maka sorenya B yang ganti diatas.

Biasanya telur ayam serama sudah menetas pada hari ke 19 atau 20, biarkan anak ayam tetap didalam mesin tetas sampai 1 hari dulu, baru dipindahkan ke bok yang sudah diberi lampu pemanas. Jangan mencapmurkan anak ayam serama yang berbeda umur dalam satu bok atau kandang, hal ini akan menyebabkan anak ayam yang berumur lebih kecil akan kurang sehat.

lebih lengkap tentang penetasan ayam serama klik disini

Tips Memilih Anakan Serama yang Berkualitas

08 December 2011


Anakan ayam serama saat ini lagi jadi primadona di kalangan penghobi ayam serama, terutama bagi yang masih pertama kali ingin mencoba pelihara ayam hias, apalagi saat ini ayam serama lagi meningkat tajam permintaannya diiringi semakin tinggi nya harga untuk membeli ayam serama remaja hingga dewasa yang harganya mencapai jutaan rupiah bahkan lebih. Nah bagi yang memiliki anggaran tipis tidak perlu berkecil hati, masih tetap bisa punya ayam seramadengan cara membeli anakan nya dimana harganya tidak terlalu menguras isi dompet dibandingkan dengan membeli ayam serama yang remaja atau dewasa. Berikut ada beberapa tips yang bisa dicoba saat membeli anakan ayam serama, meskipun tidak 100% betul, tapi bisa dijadikan acuan awal saat membeli :

Bentuk tubuh anakan ayam serama lebih kecil dibandingkan dengan anakan ayam lain pada usia yang sama dan anakan ayam serama sudah memiliki ciri khas pada bagian leher menyerupai huruf S

Photobucket


Bagian dada anakan ayam serama juga bisa dijadikan patokan akan seperti apa dewasanya nanti, jika memiliki bidang dada yang lebar cenderung akan menjadi jenis apel atau bold, jika memiliki dada yang kecil biasanya jenis Slim, dan saat ini yang sedang menjadi buruan para hobies jika sejak anakan sudah memiliki dada yang sedikit menonjol ke depan dan kepala sudah menarik ke belakang tentunya.

Corak Bulu anakan serama sudah mulai muncul pada usia 2-3 minggu, disertai ekor yang mendongak ke atas dan panjang sayap melebihi tubuhnya.

Kaki anakan ayam serama juga bisa dijadikan patokan apakah nantinya ayam serama ini bisa berdiri tegak atau tidak, jika kaki anakan ayam serama ini memiliki sudut runcing (gambar 1) bisa dipastikan sulit untuk berdiri tegak, sebaliknya jika memiliki sudut tumpul (gambar 2) bisa dipastikan dapat berdiri tegak.

Photobucket


Dan juga perlu diingat juga jika ingin membeli anakan ayam serama, jangan lah fokus pada indukan ayam seramanya, karena indukan yang bagus belum tentu menghasilkan anakan yang bagus juga, demikian juga sebaliknya, meskipun indukannya jelek terkadang menghasilkan anakan yang bagus dan berkualitas.

Tips Menjadikan Ayam Serama Sang Jawara

04 December 2011

menjadikan ayam serama juara pict
Walaupun berbadan cebol tidak membuat ayam serama surut prestasi. Ada beberapa tips dan trik yang bisa dilakukan untuk menjadikan ayam terkecil sedunia ini menjadi sang jawara.

Sebagaimana yang diketahui, serama memiliki hobi yang cukup unik yakni ia senang sekali memamerkan bentuk tubuhnya yang imut-imut tersebut di catwalk. Sambil berjalan hilir mudik, sering kali ia membusungkan dada dan mengepakkan sayap menunjukkan kehebatannya. Hal tersebutlah yang kemudian menjadi penilaian penting dalam Kontes Serama di tanah air.

Untuk membiasakan ayam serama Anda berjalan di atas catwalk tanpa terjatuh, cobalah gunakan tutupan saat melatih serama di atas meja. "Awalnya dia suka jatuh-jatuh. Nah, makanya supaya dia terbiasa berdiri di atas meja dan jalan di atas meja, kita coba kurung dia pakai tutupan sampai dia bisa," ujar Akmal, salah seorang pencinta ayam serama, Minggu (16/1/2011), saat dijumpai Kompas.com dalam kontes Trubus Serama Cup 2011 di WTC Mangga Dua, Jakarta.

Cara kedua, yakni menyemprotkan air ke badan serama yang tengah berdiri di atas meja. "Tujuannya supaya dia makin lama ada di atas meja karena disemprot jadinya dia harus membersihkan badannya kan," ujar Akmal.

Dua cara tersebut, diakui Akmal, sebaiknya setiap hari dilakukan sampai sekitar dua minggu supaya ayam mulai terbiasa berjalan di atas meja tanpa menggunakan kurungan.

Untuk mengepakkan sayap, perlu cara lain lagi yang dilakukan. Pemilik serama dianjurkan melatih serama dengan memanggil-manggil nama ayam serama miliknya. Semakin sering latihan ini dilakukan, akan semakin mudah serama mengenali suara sang majikan dan akhirnya saat kontes berlangsung dapat menuruti instruksi majikan.

"Bisa juga sambil pakai jangkrik supaya dia bisa membusungkan dada dan juga kepakkan sayapnya. Tapi kalau sudah terbiasa, sudah enggak perlu lagi," ujar pria peternak serama asal Palembang ini.

Disadur dari : Kompas.com